Selasa, 19 Desember 2017

Jenis, Karakteristik, Fungsi, Kandungan Unsur Hara

Unsur N
1. Urea CO(NH2)2
a. Reaksi dalam tanah:
* NH4+ + 3 O2       2 NO2- + 4 H4 + energi
* 2 NO2- + O2         2 NO3- + energi

b. Kandungan N :46%

c. Bentuk yang diserap :Ion NO3- dan ion NH4+

d. Sifat: Butiran, warna putih kemerah-merahan, mudah larut, higroskopis, kadar air max 0,5%, mudah menguap

e. Sumber:
* Dari udara: bacteri Annabaena azollae (bakteri hijau biru) bersimbiosis dengan ganggang/paku air, hidup di air, fungsinya mengikat nitrogen dari udara bebas, biasanya hidup di areal persawahan.
* Dari bahan organik: pupuk kandang dari hewan yang memiliki urin, pupuk hijau dan kompos dari sisa tanaman kacangan
* Penanaman LCC
* Proses yang berkaitan dengan kelistrikan di udara contoh halilintar ketika hujan
*penguapan tinggi karena tanah tidak ditutpi mulsa
*reaksi denitrifikasi
*Penanaman LCC
*Penggunan pupuk N dalam bentuk tablet
*Lahan ditutupi dengan mulsa

f. Cara pemberian:
*Pemberian pupuk dengan dibuat melingkar selebar tajuk tanaman lalu ditutup kembali setelah diberi pupuk
*Pemberian pupuk dengan dibuat melingkar selebar tajuk tanaman lalu ditutup kembali setelah diberi pupuk
*Pada tanaman sayur, dibuat lubang sepanjang larikan tanaman setelah itu letakkan pupuk kemudian ditutup

g. Pergerakan: Mobilitas tinggi karena dapat bergerak atau bereaksi mengikuti arus/laju air

h. Fungsi: Merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman, berperan dalam pembentukan zat hijau daun protein dan lemak

i. Gejala kekurangan: tanaman klorosis, terlihat pucat, menguning, lalu daun tua berguguran, untuk daun muda tulang daun pucat, pertumbuhan vegetatif lama, Tumbuh kerdil lemah lalu mati

2. ZA (Zwavelzuer amoniak)
(NH4)SO4

a. Kandungan N: 21%

b. Sifat : Kadar air max 1%, warna putih, tidak higroskopis, mudah larut, berbentuk kristal

3. Amonium Chlorida NH4Cl

a. Kandungan N: 20-25%

b. Sifat: Serbuk, warna putih, tidak higroskopis, mudah diserap

4. Amonium Nitrat NH4NO3

a. Kandungan N: 26%

b. Sifat: Berbentuk kristal, warna kuning kemerahan, higroskopis, mudah larut

Unsur P
1. TSP (Triple Super Phospat) Ca(H2PO4)

a. Kandungan P: 46%
b. Bentuk yang diserap tanaman:
*H2PO 4- (orthophospat primer), *HPO4 2- (orthophospat sekunder) , *PO4 3- (ion phospat)

b. Sifat: Berbentuk butiran, warna abu-abu, agak sulit larut dalam air, bereaksi lambat, digunakan sebagai pupuk dasa, bersifat basa

c. Sumber: Kotoran kelelawar, fitin, dalam nukleolus, kotoran burung di sekitar pantai, tulang, sedimen batuan didalam laut/pantai dan batuan dari kerak bumi
d. Faktor penyebab kehilangan:
*tererosi
*terikat mineral kation (Fe3+, Al3+, Mn2+ pada tanah yang asam sehingga di tanah banya tersedia ion H2PO4- sedangkan pada tanah yang basa tersedia banyak ion PO4 3- karena diikat oleh Ca 2+)

2. SP 36

Kandungan P: 36%

3. SP 18

Kandungan P: 18%

4. DSP

Kandungan P: 38%












Tidak ada komentar:

Posting Komentar